Langsung ke konten utama

Bukankah sekarang jam Belajar untuk kami



Pak…. Bu…. Bukankah  sekarang  jam  Belajar untuk  kami ???
(oleh Tri Handoko)

Dering bel sekolah pun berbunyi  
Tanda waktu menimba ilmu harusnya segera dimulai
Kamipun bergegas menyiapkan alat tulis dan buku kami
Tak sabar rasanya menunggu ilmu baru yang akan di bagi hari ini
                                Namun detak jam dindingpun terus berjalan
                                Sambil menanti kehadirannya, kucoba membaca halaman demi halaman
Demi bekal  pengetahuan dan lancarnya proses pembelajaran
Namun amat sangat disayangkan
Kehadiran nya tak kunjung tiba di kelas untuk memulai pelajaran
                Pak ….. Bu… bukankah sekarang jam belajar untuk kami?
                Maafkan jika kesalahan kami kemarin membuatmu terluka dan sakit hati
                Tak banyak pinta kami
                Berikan hak kami untuk belajar hari ini sampai akhir nanti
                Untuk memahami isi buku dan pelajaran kehidupan kini
                Agar kami mampu menghadapi tantangan kehidupan  nanti
                                Pak ….. Bu… bukankah sekarang jam belajar untuk kami?
Sabarlah menghadapi tingkah kami
Bukankah kami ini amanah  Illahi?
Sebagai generasi penerus Bangsa ini
Yang kelak mengisi pembangunan di masyarakat nanti
Bapak Guru, mohon maaf sekarang sudah jam belajar kami
Mari Ibu Guru belajar bersama kami
Ajari kami dengan kesabaran dan ketulusan
Ajarkan kami bagaimana belajar dengan nyaman dan menyenangkan
Jangan buat kami bosan
Jangan pula pukul yang membuat kami ketakutan
Tebarkan energi positif dengan senyuman
Tunjukkan keceriaan dengan wajah penuh harapan
Bahwa kami akan menjadi pioneer di masa depan
Yang akan membawa perubahan dan perbaikan
Yang akan menggenggam masa depan
Optimislah Bapak Ibu ku yang cantik nan tampan
Dengan segenap usaha dan pembelajaran yang telah kau berikan
Allah tak akan luput atas usaha nan jerih payah kalian  

@tri_hand_ok
Omben, 3 Agustus 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Wellcome to This Blog

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah bantu menyelesaiikan Novel-ONLINE ini , tidak luput dari dukungan Orang tua Gue , terutama Nenek yang telah mengusulkan nama Har menjadi Hardiyansyah . Ibu gue yang bersedia namanya dimuat ceritanya kedalam blog ini , dan adik gue yang siap aibnya dikeluarin diblog sini serta tak luput dengan ayah gue yang tak hentinya memberi support dukungan koneksi yng cukup oke. tidak luput dengan temen blogger gue Kurniawan dengan blog Diarynya yang  keren  ikanmaskokiperak   dan Afif Hidayat dengan blog Diarynya yang ngg kalah kerennya Akhirnya... Semua terjad juga .... dan Diary blog Super ajib  Team Publisher Official Friedship 9CentiMonyet yang dikelola oleh Gue , Afif dan Kurniwan. sahabat gue dr 9cm (From SMPN 1 Padangan) Evie yang suka dingdong , Tirza sering pms , Lina suka ngemis like  , fitri setiap hari bawa tongsis mulu , Galih pendiam tapi humoris , agil yang merengek dari awal desember 2014 minta milihin Sma...

Anggrek di depan rumah eyang :)

Anggrek ini bernama latin (saya gak tau , jadi saya arang ajja) anggrekUnguno. Bagus menghiasi didepan rumah anda , Tunggu apa lg , buruan beli!

Pena yang tertukar

  Ahh akhirnya bisa masuk ke SMA N 13     , katannya eyang itu sekolah paling yahud , dan ada isu yang beredar , sekolah itu sering terjadinya   Crash   Antar sman tersebut dengan SMA N 11 , entah kenapa mereka bisa bentrok , dan bentroknya nggk banget taunggak , ada yang bawa helm , penggaris butterfly , tongsis , Tas , dan macam sebagainya “WOY!!” si pembawa tongsis “Ape lu bajingan , Kampret !!!” “gue ajak loe semua yang bajingan ini , Selfie   !!!” “Bangsat loe , ayo !!!” WADEFAKK Mungkin aneh kalo tawuran bawa tongsis tappi itu hal positif , itu sangat berguna sekali untuk mengalihkan perhatian kekerasan kedampak alay *gue setuju (sambil minum Esteh) Dan isu selanjutnya dari kaka ipar gue alumnius dari sekolah tersebut , mereka berkata “ eh har, Mosnya berat loh , Secara kemiliteran lo tau nggk !!! “ “Alah Isu doank itu , boongan . beda lah jamannya kakak sama jaman sekarang “ Nenek pun nyela “ Bener itu cuman isu ya...